Langsung ke konten utama

Teori Baru



Hari ini aku belajar teori baru, dimana lapar tak harus kenyang dengan makan, haus tak harus segar dengan minum, sakit tak harus sembuh dengan berobat, atau capek tak harus semangat dengan beristirahat. Teori itu mengungkapkan bahwa "Seorang wanita muda mampu berbahagia dengan seketika dan lupa semua keluh kesahnya hanya dengan melihat sesuatu yang berhubungan dengan seseorang yang dirindukannya secara diam." Begitulah, begitu besar peran atas adanya kamu terhadap apa yang terdaki padaku.

Aku tidak menuntut apa yang aku rasa sama seperti yang kamu rasa. Aku ingin bersikap dewasa, di mana cinta seorang dewasa adalah hanya mencintai tanpa mengharap kembali dicintai. Bagaimana kamu kepadaku, terserah. Aku mensyukuri segala apa yang aku rasa sekarang sebagai nikmat Tuhan, seperti halnya seseorang yang disembuhkan dari penyakitnya, nikmat sembuh sangat berarti baginya. Begitu pula aku, merasakan hal yang demikian aku sudah sangat bersyukur, tak pantas rasanya jika aku berharap lebih. Biarkan semesta bekerja sesuai sunnahNya. 


Aku tak pernah punya keberanian untuk menyampaikan, keberanianku hanya mentok pada bahasa tulisan. Karena aku tahu, menyampaikan artinya mengharap imbalan. Yang aku bisa selain curhat pada tulisan yaitu mendoakan. 

Semoga kita bahagia, meski bahagia kita tempuh dengan cara yang berbeda.


#30haribercerita
#haripertama

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Orang Jawa Nggak Bisa Ngomong Jawa? Apa Kata Mertua!!!

Sudah bukan hal baru lagi jika anak-anak muda jaman sekarang mulai tidak banyak yang lihai memakai bahasa Jawa yang banyak jenisnya itu. Kami, lah kok kami, saya saja lah. Saya, yang dari SD belajar Bahasa Jawa sampai Aliyah, masih saja grotal - gratul (belum lancar) jika hendak berbicara dengan orang yang lebih tua, karena secara etika ketika anak muda berbicara dengan orang yang lebih tua hendaknya menggunakan Bahasa Jawa tipe "Krama Inggil". Ya, saya katakan tipe karena Krama Inggil adalah salah satu jenis pembagian dari Bahasa Jawa sebagai bentuk penghormatan kepada orang yang diajak berbicara.  Untuk teman-teman yang bukan orang Jawa mungkin bingung maksudnya bagaimana. Jadi, Bahasa Jawa memiliki beberapa bahasa yang digunakan sebagai cara komunikasi sekaligus sebagai bentuk penghormatan kepada orang yang diajak bicara. Pembagian Bahasa Jawa ada 3 macam, yaitu Boso Ngoko (biasa digunakan ketika berbicara dengan orang yang seumuran, orang tua kepada yang lebih mud...

Pengumuman yang Belum Final

Demi memenuhi 30 hari bercerita Challenge, yang digawangi oleh Mirza , saya menyempatkan untuk menulis setiap harinya. Karena tidak setiap hari aku punya inspirasi baru untuk materi menulis, jadi ya tulisannya seperti curhatan di buku diary. Lagian saya juga belum mampu menulis hal-hal kritis yang ndakik-ndakik, ribet, dan perlu daya analisa tinggi. Sebisanya saja, asal istiqomah insyaallah ini bagian dari proses menuju yang lebih baik ke depannya. Ya nggak, Mir? Hahahhaa Jadi hari ini saya akan curhat tentang sebuah pengumuman, pengumuman pemberkasan CPNS 2018 Pemprov Jatim. Alhamdulillah saya diberikan kesempatan untuk mencoba berkarir sebagai calon ASN, dan ini sebuah nikmat yang luar biasa saya dan keluarga syukuri. Dengan kemampuan yang biasa-biasa saja, saya masih merasa seperti mimpi sampai sekarang. Ini bukti kemurahan hati Allah SWT yang sudah dijelaskan dalam surat Al-Fatihah, " Bismillahirrahmanirrahim ...". Alhamdulillahnya lagi sekarang dalam proses menan...

Egoku

Menunggu kabar darimu adalah rutinitasku Mengingatkanmu adalah bentuk kepedulianku Memanggilmu mesra adalah bukti sayangku Mengiyakan nasihatmu adalah kebutuhanku Lelahmu menjadi khawatirku Istirahatmu membosankan bagiku Bicara denganmu menjadi nafas tubuhku Jam tidur begitu mengganggu pikirku Mengapa? Karena aku hanya mau kamu Karena aku membutuhkanmu Karena kamu separuh dari diriku Karena aku inginkanmu Setiap hari egoku makin menjadi Menginginkan hadirmu di sisi tanpa hitungan durasi Aktualisasi, habituasi, aku muak dengan semua ini Tapi kamu bilang, semua harus selesai demi masa depan kita nanti